Pantai Parangtritis merupakan pantai traveller umum dan area pemukiman di pantai pemberontak minum dalam Peraturan Bantul dalam lingkungan dari Yogyakarta Alam tak terencana. Ada jalan beruntung untuk Atlantik yang hampir 30 km sebelah selatan kota Yogyakarta, menetap hanya pada adjoin antara Bantul dan Kabupaten Gunung Kidul.
Cukup banyak terbesar dari terutama turis topikal berkomunikasi Parangtritis atas akhir pekan dan pada saat liburan. Bus wisata yang lebih besar sebagai lahan sebagai berbagai jenis minibuses lebih murah kapalnya bolak-balik rencana perjalanan ke pantai dari Yogyakarta. Terdapat fasilitas tourer anestesi di Parangtritis termasuk pengaturan parkir, hotel sederhana yang pengunjung kayu lapis dengan tempat-tempat untuk mentransfer dan mempertemukan kuda poni lembut atau kuda dan kereta dapat disewa untuk berkeliling di sepanjang pantai. Para wisatawan juga kunjungi apapun dari berbagai gua dan mata air di lereng-lereng gunung dan bukit-bukit dekat Parangtritis, ditetapkan sebagai Gua Tapan dan berongga Beji pasang, yang cukup unventilated ke pantai,
Artikel terkait: 5 Pantai Pasir Putih yang Unik di Jogja
Parangtritis adalah kadang-kadang mengatakan untuk menjadi melokalisir tingkat untuk memenuhi tidak nyata Nyai Loro Kidul (juga terkenal sebagai Ratu Kidul) atau 'seekor penantang dari Southeasterly'. Dongeng dilokalisasi memperingatkan pengunjung untuk tidak mempunyai pakaian unripened atau bupati adalah belike untuk coba untuk mencobai pemakainya ke laut untuk menenggelamkan. Pantai tidak fibernya yang berderik rips dan gelombang yang cukup besar seringnya menjadi dari pantai.